Tanda Ciri Perawan | Selaput Dara | Perjaka terbaru | Japanese & Korean Girls

Tanda Ciri Perawan | Selaput Dara | Perjaka terbaru

Sering muncul pertanyaan, apakah seorang gadis masih perawan atau tidak? Hal ini sering muncul ketika seorang laki-laki hendak memasuki jenjang pernikahan. Keperawanan merupakan hal yang sangat penting dan bernilai khususnya bagi laki-laki, sedangkan bagi perempuan akan menjadi ujian yang cukup berat, selaput dara sebagai tolok ukur tentang kehormatan, kepribadian seorang perempuan. Status perawan atau tidak akan sangat berpengaruh khususnya bagi pasangan suami istri yang baru saja menikah.

Seorang gadis yang bukan perawan harus dapat menjelaskan dengan jujur dan benar tentang riwayat keperawanannya, bila ternyata sejarah keperawanannya kurang baik, cacat kaena hal yang tidak dapat diterima maka hal ini dapat membahayakan keutuhan pasutri tersebut. Banyak sudah pasutri yang cerai karena keperawanan si gadis di malam pertama yang dipertanyakan.

Banyak laki-laki yang kurang mengetahui perihal hubungan selaput dara dengan keperawanan. Rata-rata yang diketahuinya hanyalah bahwa jika malam pertama tidak keluar darah karena hubungan intim, maka si suami langsung curiga bahwa si istri tidak perawan lagi. Pada hal ada penyebab lain di mana di malam pertama seorang gadis perawan tidak mengeluarkan darahnya dari selaput dara. Pemahaman yang salah ini sudah banyak menelan korban, menjadikan kecurigaan dan akhirnya terjadi perceraian antara suami istri.
Laki-laki banyak tidak mengetahui bahwa sekitar 20% gadis perawan tidak mengeluarkan darah pada malam pertamanya. keluar darah pada malam kedua ketiga dan seterusnya. Mengapa demikian? karena sebagian perempuan memiliki selaput dara yang sangat elastis sehingga ketika malam pertama belum robek, baru robek setelah malam berikutnya. Hal ini yang sering terjadi. Sedangkan 80% perempuan memiliki selaput dara yang keras, sehingga robek dan mengeluarkan darah pada malam pertama atau pada hubungan intim pertamanya.

Lebih jauh lagi, laki-laki harus tahu bahwa sebagian selaput dara memiliki pembuluh darah yang sangat sedikit, sehingga ketika robek, darah yang keluar juga cuma sedikit, sehingga tidak ketahuan kalau keluar darah.
Robeknya selaput dara dapat juga terjadi sebelum menikah atau masa pranikah, misalnya robek karena terbentur benda keras dibagian vaginanya, atau gerakan yang agak ekstrim misalnya melompat atau posisi lainnya yang dapat merobek selaput dara tersebut. Sebagian ada yang menagatakan bahwa olahraga dapat mengakibatkan tipisnya selaput dara, tapi tidak ada penelitian yang menyatakan demikian. Yang ada adalah bahwa olahraga yang menimbulkan gerakan ekstrim dapat merobek selaput dara. Contoh olah raga yang dapat merobek selaput dara adalah pacuan kuda, melompat dan lainnya bisa dikira-kira sendiri:-)
Adapun cerita orang-orang yang dapat melihat keperawanan dengan cara dia berjalan, maka belum ada hasil penelitian yang menyebutkan hal ini. Saya cenderung tidak percaya dengan hal ini.

Sedangkan untuk laki-laki, tidak perlu dipertanyakan masih perjaka atau sudah pernah melakukannya. Karena jika ditanya tidak akan menjadapatkan jawaban yang valid, hanya akan terjadi cekcok saja. Cara gampangnya adalah jika pada malam pertama dia sudah pengalaman, tanpa gugup, tanpa kesulitan, tanpa malu-malu maka hati-hati, si istri perlu waspada… karena bagi yang belum pernah, biasanya masih lugu, malu-malu dan banyak terkendala. SEtelah malam kesekian, barulah dia mengetahui seluk-beluk hubungan intim.

Sebagai kesimpulan bahwa tidak dapat dipastikan bahwa robeknya selaput dara karena hubungan intim atau tidak. Hal ini harus diketahui oleh laki-laki agar tidak terjadi kesalah-pahaman antara pasangan suami istri.
Next PostPosting Lebih Baru Previous PostPosting Lama Beranda

0 komentar:

Posting Komentar